Alegori Emosi
Sebuah Jurnal Perasaan
PAGES
Beranda
Tentang
CATEGORIES
LABELS
Sajak
Jumat, 04 Oktober 2019
Rumah
kamu ini darimana saja?
sudah malam begini baru pulang
aku pergi dulu,
kamu tinggalah disini bersama dia
aku titip rumah kita.
Sabtu, 03 November 2018
Fana
Malang, Malang City, East Java, Indonesia
Tak ada yang nyata selain aku
hingga sadar aku pun tak nyata
aku adalah engkau, dia, dan mereka
hingga sadar kami tak nyata
akhirnya hanya satu Nyata
dan merasa bodoh telah menganggap semua ini nyata.
Minggu, 19 November 2017
Bawa Aku Pulang
bawa aku terbang
bawa aku tembus ruang
lalu jatuhkan, hingga tersungkur
sampai patah tulang-tulangku
sampai hancur dagingku
sampai muncrat darahku
lalu, bentuklah kembali
dengan nyanyian dan tarian suci
sampai jiwa putih
sampai hati bersih
sampai menggema di sudut bumi
bawa aku pulang
lalu, sampaikan pada kekasihku untuk menungguku di surga
Nyanyian Semesta
aku hanyalah sebutir abu
bahkan melihat pun tak ada yang mau
berarti pun tidak, yang mereka lihat hanyalah kelabu
sungguh, aku hanyalah sebutir abu
seringkali aku khianati Engkau dengan segala kebusukan
tapi Engkau selalu datang dengan bejana berbisikan cinta dan ketenangan
ada tetes air mata untuk-Mu, ada senyum pula ketika Engkau mempersilakan aku untuk kembali mendekap-Mu
ajarkan aku menari dalam senyap dengan gerakan-gerakan sunyi
ajarkan aku membaca dengan suara menggema hingga sudut-sudut bumi..
aku ingin bertemu Tuhan!
aku ingin tergulung oleh cintamu
berenang-renang dalam lembutnya kasihmu
kurung aku dalam dekapanmu!
sehingga aku bisa terbang moksa menuju nirwanamu
sempurnakan mimpiku, o rajaku
tunjukan aku jalan itu
buntu mungkin tanpa genggam-Mu
bawa aku terbang menuju cahaya-Mu
cairkanlah jalan yang kental itu
karena hanyalah mimpi, tanpa ridho-Mu
nyawa ini pun tak pernah milikku
aku milik-Mu, sungguh aku milikmu
Langganan:
Komentar (Atom)